Minggu, 22 Januari 2017

Kesimpulan dan Saran

VI. KESIMPULAN DAN SARAN
V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Adapun kesimpulan kesimpulan dari Praktek kerja Lapangan di BBIS Anjongan adalah sebagaai berikut :
1. Tahapan dari proses pemijahan ikan tengadak yang dilaksanakan di BBIS Anjongan, Kalimantan Barat, yang dimulai dari pengadaan induk, pengelolaan induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva, persiapan kolam pendederan, pendederan, pemeliharaan benih dan panen dapat dikatakan sesuai denga ketentuan dan standar prosedur operasional cara pembenihan ikan yang baik (CPIB).
2. Berdasarkan perhitungan  analisa usaha menunjukan secara nyata bahwa R/C Ratio yang didapatkan  1.98 yang berarti keegiatan  pembenihan ikan tengadak layak untuk diusahakan/dilanjutkan. Dan masa pengembalian modal usaha memerlukan waktu 3 tahun 2 bulan
5.2. Saran
Agar pembenihan larva ikan tengadak di Balai Budidaya Ikan Sentral (BBIS)  Anjongan dapat berhasil dengan baik maka disarankan :
   1.  Manajemen kolam pemeliharaan induk sebaiknya tidak bercampur dengan ikan lainnya.
   2. Melakukan treatment terhadap air yang akan masuk kekolam agar terbebas dari hama dan penyakit 
      serta predator yang masuk kedalam kolam.
   3.  Menyediakan kultur pakan alami sebagai pakan larva yang baru menetas.


DAFTAR PUSTAKA

Daelami, D. 2001, Usaha Pembenihan Ikan Hias Air Tawar, Penebaran Swadaya Jakarta.

Direktorat Jenderal Perikanan Budidya (DJBP). 2008. Pedoman Umum Cara Pembenihan Ikan Yang baik. Kementerian Kelauatan dan Perikanan.

Djuanda T., 1981. Dunia Ikan. Armico. Bandung. 191 Halaman.

Effendie, H. 1997. Metode Penelitian Survey. Jakarta : PT. Pustaka LP3S Indonesia

Effendie, H. 2006. Telaah Kualitas Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Kansius. Yogyakarta.

Effendie, M. I. 1997. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta. 163 Hal .

Effendi, M. I. 1979. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri, Bogor. 112 ha.

Fathoni, A.2011. Metode Penelitian  dan Teknik Penyusunan Skripsi.Rineka Cipta, Jakarta. Vii + 149 hal.

Gaffar, A. K. Dan N. Muflikhah. 1992. Pemijahan Buatan dan Pemeliharaan Larva Ikan Baung. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Perikanan Air Tawar 1992/1992. Balai Penelitian Perikanan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Gaffar, A. K. Dan Z. Nasution. 1990. Upaya Domestikasi Ikan Perairan Umum Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 9(4) : 69-75.

Hardejamulia. A. 2005. Informasi Teknologi Budidaya ikan Jelawat (Leptobarbus hoeveni). Balai Penelitian Perikanan Air Tawar. Bogor.

Khairuman. Dan Sundenda. D. 2002. Budidaya ikan Patin Secara Intensif. Agro Media Pustaka.ISBN 979-3084-47-2.87 hlm.

Kottelat, M., Whitten, A.J., Kartika Sari, S.N., Dan Wirjoatmodjo, S. 1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia And Sulawesi. Priplus, Singapure.

Lambert, Derek J (1997). Freshwater Aquarium Fish. Edison, New Jersey: Chartwell Books. p. 16. ISBN 0-7858-0867-1.

Murtidjo, B. A. 2001. Beberapa Metode Pemijahan Air Tawar. Kanisius. Yogyakarta,                 22-24 hal.

Nelson, J. S. 1994. Fishes of the world. Third Edition. John Wiley and Sons, Inc. NY. Chichester, Brisbane, Toronto, singapure.

Nurdawati, S. 1994. Identifikasi jenis-jenis ikan di sungai batang hari. Jambai. Warta penelitiam dan pengembangan pertanian, 16 (4) 4-6.

Rochman, A., Wahyutomo, Riva’I, E., Darsono, A., Suryaman, & Helmiansyah. 2008. Domestikasi ikan kelabau

Rustidja. 2004. Pembenihan Ikan-Ikan Tropis, Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya.Malang.

Sari, L. 2012. Pengaruh Pemberian Hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Waktu Ovulasi Pemijahan Ikan Tengadak (Berbonymus scwanenfeldii). Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Sari, L. 2012. Teknik Pembenihan Ikan  Patin Siam (Pangasius Hypothalamus). Laporan PKL. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Sidi Asih, G.H. Huwoyon. 2009. Domestifikasi Ikan Lokal Kalimantan Barat. Proseding Seminar Hasil Penelitiann Perikanan Air Tawar 2010. Balai Penelitian Perikanan Air Tawar. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perinakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Perikanan. Bogor.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Penerbit Alfabeta. Bandung. Sta26 (x + 334) 16 x 24cm.

Susanto, H. dan Khairul Amri. 2002. Budidaya Ikan Patin. Penebar Swadaya. Jakarta.90 hal.

Susanto. 1995. Teknik Kawin Suntik Ikan Ekonomis. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sutisna P.H. dan Sutarmanto. 2003. Pengembangbiakan Ikan-Ikan Pemeliharaan di Indonesia.

Suyanto, R. 2010. Pembenihan dan Pembesaran Nila. Penebaran Swadaya. Jakarta,                iv + 124 hal.

Priyono, A., Tatam, S dan T. Setiadharma (2003). Pengaruh Musim Terhadap Perkembangan Oosit Dan Sperma Ikan Kerapu Lumpur (Ephinephelus coioides) Yang di Pelihara Dalam Bak Terkontrol. Prosiding Seminar Riptek Kelautan Nasional. Bali: 18-22.


Widiyati, A.,V. Surjoto, dan L Dharma, (1992). Daya Tetas Telur Dan KelangsunganIkan Jambal Siam Pada Suhu Terkontrol. Buletin Penelitian Perikanan Darat, 11(2) : 44-49.